Kenapa Meja Belajar Anak Tidak Boleh Ada Di Kamar Tidurnya?

Meja belajar anak yang sering kita lihat di beberapa rumah tinggal saat ini, pada umumnya ditempatkan di dalam kamar tidurnya. Bahkan tidak hanya itu saja, beberapa perangkat hiburan seperti video games, televisi, hingga area bermain berukuran besar pun turut memenuhi ruangan tempat beristirahat tersebut.

Hal tersebut ternyata tidak dianjurkan oleh para ahli psikologi, karena menurut mereka ketika seorang anak hendak memasuki kamar tidurnya sudah harus memiliki mindset hanya untuk tidur atau beristirahat, dalam arti tidak terpengaruh lagi oleh kegiatan-kegitan lain seperti belajar atau bermain. Hal ini sangat penting diperhatikan, terutama untuk anak-anak yang masih kecil, karena mereka belum dapat mengontrol dirinya dalam mebagi waktu antara waktu untuk belajar, bermain dan beristirahat.

Kenapa Meja Belajar Anak Tidak Boleh Ada di Kamar Tidurnya?

Dengan demikian jika anda menyatukan beberapa fungsi ke dalam satu ruangan yakni tempat tidur mereka, justru akan menimbulkan potensi anak untuk lupa waktu. Penempatan meja belajar anak dan arena bermain di dalam kamar tidurnya bisa jadi menyebabkan anak tidak dapat fokus ketika melakukan sebuah kegiatan, misalnya ketika waktunya belajar malah tidur. Atau sebaliknya saatnya tidur malah bermain, padahal tidur merupakan faktor yang sangat penting bagi perkembangan otak dan kesehatan anak.

Lalu bagaimanakah cara agar anak dapat tidur nyenyak di kamarnya? Anda bisa mencoba beberapa tips di bawah ini :
  • Pilihlah perabotan kamar tidur yang mendukung aktivitas istirahat anak. Oleh karena itu agar perhatian anak tidak terganggu pada saat tidur, sebisa mungkin meja belajar dan peralatan bermain lainnya berada di luar kamar. Jika anak sudah berusia remaja dan dapat mengontrol dirinya lebih baik, makan penempatan meja belajar bisa dilakukan di dalam kamar tidurnya.
  • Jika karena keterbatasan ruang di rumah mengharuskan meja belajar anak dan peralatan mainan ditempatkan di dalam kamar tidurnya, maka usahakan tempat tidur, area bermain dan area belajarnya tidak berdekatan. Anda juga bisa melakukan penataan dengan model tempat tidur di atas dan menjadikan area belajar dan bermainnya berada di bawah, sehingga ketika anak sudah berada di tempat tidurnya, pandangan mereka tidak teralihkan oleh aneka mainannya yang berada di bawah.
  • Gunakanlah warna-warna pastel yang lembut seperti biru muda, abu-abu dan yang lainnya untuk merangsang kenyamanan ketika beristirahat. Jangan menggunakan warna yang terlalu terang dan ramai, karena itu akan mengganggu istirahat anak. Warna terang dapat diterapkan di ruang bermainn atau belajar karena bisa membangkitkan semangat sang anak.
  • Tidur dalam kondisi gelap akan lebih optimal, oleh karena itu matikan segera lampu jika anak sudah mulai tidur dengan nyenyak. Selain itu jika bangun dalam kondisi terang oleh cahaya lampu maka hal itu dapat membuat syaraf mata terkejut. Disinilah peran orang tua untuk memberikan pengertian bahwa kondisi gelap adalah baik untuk istirahat, sehingga kesan positif dapat tertanam pada anak dan menghilangkan anggapan bahwa gelap itu menyeramkan.
  • Pastikan juga udara di dalam kamar tidur anak cukup sejuk, namun tidak berarti dingin. Sirkulasi udara alami yang lancar akan memberikan suasana lebih sehat dan segar bagi kesehatan anak.

Itulah beberapa alasan mengapa meja belajar anak tidak boleh berada di dalam kamar tidurnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda dalam membesarkan dan mengontrol pertumbuhan sang buah hati. 


source : iDEA Online

Leave a Reply

Scroll To Top